Pangdam XIII/Mdk Tandatangani MoU Cetak Sawah 2018

Jurnalline.com, Sulut – Bertempat di Ghradika “Jaya Sakti” Kodam XIII/Mdk, dilaksanakan kegiatan penandatanganan kerjasama cetak sawah 2018.

Pangdam XIII/Mdk Mayor Jenderal TNI Madsuni dalam sambutannya mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian kerjasama cetak sawah TA.2018 ini dapat menjadi momentum bekerja keras melanjutkan upaya-upaya meningkatkan kedaulatan pangan bangsa dan negara demi kesejahteraan rakyat Indonesia, terlebih khusus yang ada di provinsi Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah.

“Salah satu instrumen yang sangat penting untuk meningkatkan produksi pangan nasional adalah dengan tersedianya lahan untuk menanam padi.” Ujar pangdam

Lanjutnya melihat banyak lahan persawahan yang sekarang sudah berubah fungsi menjadi pemukiman karena kebutuhan keluarga, untuk mengganti lahan sawah yang hilang dan bahkan menambah volume lahan yang produktif untuk pertanian mengimbangi kebutuhan pangan nasional itulah yang menjadi perhatian kita semua di sini, yakni menyiapkan dan menerapkan strategi serta teknis dan mekanisme pencetakan sawah yang efektif dan efisien agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan, yakni 1.200 hektar di wilayah kerja Kodam XIII/ Merdeka, yang terbagi dalam 500 hektar di Korem 131/Santiago, dan 700 hektar di Korem 132/Tadulako.

Pangdam menambahkan kepada seluruh Stakeholders agar benar-benar memaksimalkan pelaksanaan poin-poin yang terdapat dalam perjanjian kerjasama cetak sawah TA 2018 ini:

Pertama, pengawasan oleh personel TNI sebagai Tim Pelaksana terhadap operator Alat Berat harus dilakukan setiap hari,

Kedua, Tim Pelaksana harus segera melakukan tindakan penggantian, baik Alat Berat maupun operator, apabila kualitas pekerjaan tidak optimal,

Ketiga, Tim Pengawas dan PPHP wajib melakukan evaluasi dan memberikan saran teknis kepada Tim Pelaksana dalam hal kualitas hasil pekerjaan sesuai petunjuk teknis,

Keempat, Lahan yang dikerjakan harus pada lokasi yang telah disurvei. Namun apabila tidak memungkinkan, dapat dicarikan lokasi lain dengan catatan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Distan Kabupaten bersama Tim Survei,

Kelima, Tim Survei SID (Survey Identification Design) harus memberikan penjelasan yang rinci kepada Tim Pelaksana cetak sawah terkait letak dan arah jaringan irigasi yang sesuai dengan letak sumber air,

Keenam, sawah yang sudah selesai dicetak harus segera ditanami oleh petani dengan komoditas utama tanaman padi; dan
Ketujuh, dalam pengerjaan kegiatan cetak sawah baru TA 2018 agar menepati target waktu pengerjaan.

Turut hadir para Kadis Pertanian Provinsi Kabupaten, Kasdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Santiago beserta jajaran; Irdam XIII/Merdeka, Danrem 132/Tadulako beserta jajaran, Kadis Pertanian Provinsi beserta para Kadis Pertanian Kabupaten se-Sulawesi Utara dan Tengah, dan Para Asisten dan Kabalak Dam XIII/ Merdeka.

(Iskandar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE