SMKN 01 Suak Tapeh Terapkan Full Day School

SMKN 01 Suak Tapeh Terapkan Full Day School
Jurnalline.com, Banyuasin (Sumsel) – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 01 Suak Tapeh (Suta) Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan, mulai menerapkan peraturan Menteri tentang sekolah Full Day Scool sejak masuk Tahun Ajaran 2017/2018. Penerapan Full Day Scool (belajar hingga sore) selain diisi oleh mata pelajaran wajib di sekolah, juga akan diperbanyak kegiatan ektra kulikuler termasuk kegiatan keagamaan di sekolah.
Kepala SMK Negeri 1 Suak Tapeh Drs. Muhammad Syafwan, MM melalui wakil Humas Ismanika, MPd mengatakan SMK Negeri 1 Suak Tapeh sudah menerapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud) RI Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah, dalam aturan tersebut sekolah melaksanakan proses pembelajaran selama delapan jam, berlaku selama lima hari dalam satu minggu.
“Program ful day school sudah diselenggarakan mulai Senin Kemarin, dari program tersebut SMK Negeri 1 Suak Tapeh sudah dianggap mampu untuk menjalankan program yang telah dicanangkan oleh Kemendikbud untuk Tahun Ajaran 2017/2018 hingga tahun ajaran seterusnya,” ucap Ismanika.
Menurut dia, sistem full day school selalu diisi dengan berbagai program kegiatan keagamaan seperti shalat dhuha, shalat zuhur, shalat ashar, ceramah agama tentunya erat kaitannya dengan keagamaan, sehingga waktu pelajaran di sekolah yang biasa dimulai pukul 7.30 hingga 14.30 Wib, maka melalui program ful day school jam belajar akan lebih diperpanjang dari pukul 7.30 Wib hingga pukul 16.00 WIB sore.
“Melalui program full day school waktu istirahat siswa sekolah dapat di tambah lebih dari 30 menit seperti biasanya dalam satu hari, waktu istirahat tersebut tidak termasuk dalam waktu wajib belajar yang di canangkan lima hari dalam satu minggu,” ujarnya.
Keuntungan dari program tersebut, bagi guru mendapat waktu istirahat pada hari Sabtu dan Minggu, atau digunakan untuk kegiatan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP), menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).
“Memang beban kerja guru semakin besar sejak menyelenggarakan program tersebut, namun semuanya demi kemajuan satuan pendidikan yang sudah menyandang sebagai sekolah model, secara sarana memang sudah cukup memadai dan Sumber Daya Manusia (SDM) guru di sini sudah cukup baik, makanya tahun 2017 SMK Negeri 1 Suka Tapeh ditunjuk sebagai contoh untuk program full day school,” pungkasnya.  (Mar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE