Jurnalline.com, Tondano, (Minahasa) — Memasuki bulan puasa hari ke 29 Ramadhan 1444/Hijiriyah tahun 2023/masehi
Terpantau di Kabupaten Tondano kab. Minahasa Kamis, (20/4/2023) pukul.12.28wib meski berawan tebal Gerhana matahari hibrida ini terlihat jelas tepat di atas kepala dengan durasi waktu kurang lebih 2menit lebih meski tertutup awan tebal namun sekali kali terlihat jelas dengan mata telanjang
Adapun Fenomena Gerhana Matahari pada hari ini, Kamis 20 April 2023, hampir sewindu berselang dari Gerhana Matahari Total terakhir yang bisa diamati hampir diwilayah Indonesia dikenal tiga macam gerhana matahari, yakni parsial, cincin, dan total.
Sementara itu jenis Gerhana hibrida tahun2023 bulan April ini adalah kombinasi antara cincin dan total dimana Faktor utamanya adalah jarak Bulan dan Matahari terhadap Bumi sedang relatif dekat, sehingga terciptalah Gerhana Matahari Total. Sedangkan ketika jarak antara keduanya sedang relatif jauh, yang tercipta adalah Gerhana Matahari Cincin.
Nyatanya, jarak Bulan dan Matahari terhadap Bumi dapat beberapa kali berubah dalam satu waktu. Saat seperti inilah Gerhana Matahari Hibrida terjadi saat ini.
Rentang jarak yang diperlukan agar terjadi jenis Gerhana Matahari itu sangatlah sempit, “Sebagian besar konfigurasi gerhana bahkan tidak cocok untuk gerhana Matahari hibrida. Pada hari ini spesial karena konfigurasinya cocok untuk cincin-total-cincin alias hibrida.”
Berikut 9 data dan fakta seputar Gerhana Matahari yang terjadi hari ini, Kamis (20/4/2023).
(IskandarEffendy)
Copyright © 2017 Jurnalline Cyber Media